henny’s Weblog


GOLONGAN DARAH DAN POLA MAKAN

A.     Pola Makan Golongan Darah O

Makanan berprotein tinggi dan system pencernaan yang kuat membuat mereka yang bergolongan darah O dapat bertahan dari berbagai dampak perubahan metabolisme (ketosis) yang dipicu oleh peraturan lingkungan. Ketosis adalah hasil dari perubahan metabolisme makanan berprotein tinggi dan lemak tinggi dengan sedikit karbohidrat.

      Di dalam tubuh protein dan lemak diubah menjadi keton yang digunakan sebagai pengganti gula dalam darah agar komposisi darah yang sehat tetap stabil. Gabungan dari ketosis, penurunan kalori, dan aktivitas fisik yang stabil menyebabkan daya tahan hidup mereka yang bergolongan darah O lebih mantap. Daging sapi, ayam, dan ikan yang tidak tercemar bahan kimia apapun semakin memantapkan daya tahan tubuh mereka yang bergolongan darah O.

      Mereka yang bergolongan darah O juga harus berhati-hati dengan produk susu. Susu, terutama susu sapi banyak mengandung lemak, sementara mereka yang bergolongan daarah O sulit mengubah lemak menjadi energi. Sebagai penggantinya mereka dapat mengkonsumsi susu kedelai.

      Golongan darah O dapat merespon minyak dan lemak dengan baik. Minyak dan lemak merupakan sumber nutrient penting bagi tubuh dan membantu proses buang air besar. Contoh minyak yang baik untuk dikonsumsi adalah minyak zaitun dan minyak biji rami yang mengandung asam lemak dari jenis omega. Minyak-minyak ini berdampak positif pada jantung dan pembuluh darah, serta dapat membantu menurunkan kolesterol darah.

      Pasokan protein nabati dapat ditambah dengan mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian. Namun, kadang-kadang kacang menyebabkan masalah pencernakan pada pemilik golongan darah O, karena itu disarankan agar mereka mengunyah makanan dengan baik, terutama untuk yang mengalami gangguan pada usus besar.

Sayuran dan polong-polongan seperti buncis dan kacang polong perlu dihindari oleh mereka yang bergolongan darah O karena keduanya mengandung lektin yang tersimpan dibawah jaringan otot sehingga membuatnya tidak begitu asam. Jika lektin ini tidak terpakai akan menyebabkan timbulnya rasa nyeri yang identik dengan rematik. Sebagai gantinya, upayakan memperoleh sebagian besar protein dari daging.

Selain buncis, jenis sayuran lain yang menyebabkan masalah besar bagi mereka yang bergolongan darah O adalah kubis. Sayuran ini menghambat fungsi tiroid, yang memang lebih lemah pada tubuh mereka yang bergolomgan darah O dibandingkan dengan mereka yang bergolongan darah lainnya. Sayuran hijau berdaun yang kaya vitamin K, misalnya brokoli dan asparagus sangat baik untuk mereka yang bergolongan darah ini.

Berbagai jenis buah dapat dikonsumsi oleh mereka yang bergolongan darah O. Selain sebagai sumber serat, vitamin, dan mineral, buah-buahan juga dapat menjadi pengganti roti. Namun, ada juga buah yang harus dihindarri misalnya jeruk manis dan jerruk keprok karena kandungan asamnya tinggi dan akan meningkatkan keracunan usus. Buah-buahan dapat disajikan dalam bentuk jus. Mereka yang bergolongan darah O perlu berhati-hati meminum kopi karena dapat meningkatkan kadar asam lambung.

B.     Pola Makan Golongan Darah A

Mereka yang bergolongan darah A memerlukan makanan yang sealami mungkin untuk dapat memperkuat system kekebalan tubuh dan mengambat perkembangan berbagai penyakit berbahaya. Oleh karena itu, orang dengan golongan darah A sangat cocok mengonsumsi makanan vegetarian berupa sayuran. Hampir semua sayuran dapat dikomsumsi oleh mereka yang bergolongan darah A karena sayuran merupakan sumber mineral, enzim, dan antioksidan. Jenis sayuran yang sangat baik untuk orang yang bergolongan darah A adalah brokoli, wortel, labu, bayam dan bawang Bombay yang merupakan penguat system kekebalan tubuh yang bagus kerena mengandung zat kuersetin(antioksidan yang sangat kuat).

Satu sendok makan minyak zaitun dalam salad atau sayuran yang dikukus akan membantu sisten pencernaan mereka yang bergolongan darah A. Minyak zaitun adalah lemak tak jenuh yang mempunyai efek positif terhadap jantung dan membantu menurunkan kolesterol darah.

Namun, ada sayuran, rempah, dan palawija yang perlu dihindari oleh mereka yang bergolongan darah A, antara lain kol, tomat, merica, kentang, dan ubi. Sayur-sayuran ini mengandung lektin yang berdampak negatif pada saluran pencernaan.

Daging harus dihapus dari daftar menu mereka yang bergolongan darah A. Hindari produk daging olahan seperti ham, sosis, dan potongan daging beku. Semuanya mengandung nitrat yang dapat memicu kanker lambung pada orang berkadar asam lambung rendah, yang menjadi salah satu karakter golongan darah A. Selain itu, ada beberapa ikan yang harus dihindari, yaitu ikan berdaging putih, seperti cumi, ikan sole, ikan flounder, katak, kepiting, dan belut. Makanan tersebut mengandung lektin yang dapat mengiritasi saluran pencernaan. Hindari juga produk instant seperti makanan beku dan mie instant.

Mereka yang bergolongan darahA dapat mengonsumsi sejumlah kecil produk susu yang telah difermentasi. Namun, harus menghindari susu murni dan juga membatasi mengonsumsi telur karena system pencernaannya yang kurang baik untuk dua jenis makanan ini. Produk susu yang dapat dikonsumsi adalah yoghurt, kefir, krim tawar tanpa lemak, dan produk susu lainnya yang difermentasikan. Susu kambing segar merupakan pengganti susu murni(sapi) yang cukup baik.

Disebabkan minimnya protein hewani yang dikonsumsi mereka yang bergolongan darah A, maka kacang-kacang dan biji-bijian menjadi komponen protein yang penting. Dianjurkan sesering mungkin memakan kacang tanah beserta kulit arinya karena mengandung lektin pembasmi kanker. Bagi mereka yang bergolongan darah A yang mempunyai masalah dengan katong empedunya, disarankan untuk mengonsumsi seporsi kecil mentega kacang sesering mungkin. Kacang kedelai dan hasil olahannya seperti tahu, tempe,susu kacang kedelai, dan keju kedelai, juga sangat dianjurkan sebagai bahan baku utama dalam pola makan golongan darah A.

Apabila mereka yang bergolongan darah A sedang dalam kondisi menghasilkan banyak lendir(pilek), asma, atua sering terkena infeksi, sebaiknya membatasi mengonsumsi gandum dan olahannya, karena gandum akan memicu produksi lendir. Sebagai pengganti gandum dapat digunakan tepung kedelai dan tepung beras.

Berbagai jenis buah dapat dimakan oleh mereka yang bergolongan darah A, tetapi disarankan mengonsumsi buah yang bersifat basa, seperti melon karena dapat membantu menyeimbangkan asam lambung.

C.     Pola Makan Golongan Darah B

Nenek moyang mereka yang bergolongan darah B dapat berhadaptasi lebih baik dengan makanan berjenis daging. Jika terjadi penurunan daya tahan tubuh, mereka yang bergolongan darah ini disarankan mengonsumsi daging merah seperti daging domba, daging kambing, atau daging kelinci 2-3 kali seminggu. Jenis daging-daging tersebut lebih disarankan dari pada mengonsumsi daging sapi atau daging kalkun karena proteinnya lebih mudah dipecah menjadi asam amino yang sangat dibutuhkan oleh mereka yang sedang sakit.

Makanan hasil laut yang disarankan adalah ikan kod, ikan salem, dan ikan berdaging putih seperti ikan gindara, tuna, dan bawal. Sementara itu, hasil laut yang harus dihindari adalah kepiting, lobster, dan aneka jenis udang. Hewan-hewan laut tersebut mengandung lektin yang akan mengganggu system daya tahan tubuh mereka yang bergolongan darah ini.

Mereka yang bergolongan darah B dapat menikmati hampir semua produk susu karena gula primer dalam anti gen golongan darah ini adalah D-galaktosamin yang sama dengan gula pada susu. Gandum dan jagung perlu dicoret dari daftar pola makan mereka yang bergolongan darah B. Pasalnya gluten dalam gandum mengandung lektin yang akan tersimpan dalam jaringan otot sehingga menyebabkan pembakaran kalori lebih lambat. Akibatnya berat badan akan naik.

Jenis minyak yang disarankan dikonsumsi adalah minyak zaitun karena membuat saluran pencernaan dan pelepasan menjadi lebih baik. Gunakan minyak zaitun paling sedikit satu sendok makan setiap hari. Minyak yang perlu dihindari adalah minyak wijen, minyak bunga matahari, minyak kacang-kacangan, dan minyak jagung karena kandungan lektinnya dapat merusak pencernaan.

Terdapat dapat banyak sayuran bergizi dan berkualita tinggi yang tersedia bagi mereka yang bergolongan darah B. Dapatkan semua manfaatnya dengan mengonsumsi sayuran 3-5 kali sehari. Hanya ada sejumlah kecil sayuran yang harus dihindari oleh mereka yang bergolongan darah B, tapi hal ini harus diperhatikan secara sesakma. Jagung mengandung lektin yang berdampak negatif pada saluran pencernaan dan darah. Radis juga tidak baik untuk saluran pencernaan mereka yang bergolongan darah B. Tomat juga harus dihindari karena mereka yang bergolongan darah ini cenderung rentan terhadap penyakit autoimun dan virus. Makanlah banyak sayuran hijau yang kaya magnesium. Magnesium adalah agen antivirus yang penting.

Sebagian besar buah-buahan juga sangat baik dikonsumsi merka yang bergolongan darah B. Misalnya nanas yang sangat bermanfaat untuk mereka yang bergolongan darah B yang rentan terhadap kegemukan, khususnya bagi mereka yang tidak mengonsumsi produk susu dan daging. Bromelin, yaitu enzim yang ada didalam nanas, membantu agar makanan lebih mudah dicerna. Jus sayuran dan buah-buahan cocok diminum pada pagi hari setelah bangun tidur, untuk memperkuat system kekebalan tubuh dan saraf. Mereka yang bergolongan darah B harus menghindari buah zaitun, karena jamurnya dapat memicu reaksi alergi. Mereka yang bergolongan darah B dapat menerima dengan baik tanaman obat yang menghangatkan seperti jahe, lobak, kari, dan cayenne pepper, kecuali lada hitam dan putih, karena mengandung lektin. Dilain pihak, tanaman obat yang manis cenderung mengiritasi lambung.

 

 

D.     Pola Makan Golongan Darah AB

Faktor utama yang menjadi perhatian mereka yang bergolongan darah AB adalah produksi lender yang berlebihan. Mereka mempunyai masalah dengan saluran nafas, sinus, atau infeksi telinga. Mereka harus mengurangi makanan hasil olahan susu. Manfaat yang besar akan dirasakan jika mereka yang bergolongan darah AB banyak mengonsumsi beras dibandingkan dengan pasta. Meskipun demikian, mereka masih dapat mengonsumsi pasta semolia atau bayam, satu atau dua kali seminggu. Mereka yang bergolongan darah AB juga harus mengatasi asupan bekatul dan benih gandum menjadi sekali seminggu. Selain itu jagung juga harus dihindari.

Mereka yang bergolongan darah AB perlu membatasi porsi daging yang dimakan karena asam lambung yang dihasilkan tidak cukup efektif untuk mencerna terlalu banyak protein hewani. Kuncinya adalah makan daging dalam porsi kecil tapi sering. Lebih baik mengonsumsi daging anak domba, domba dewasa, kelinci, dan kalkun dari pada daging sapi.

Hindari mengonsumsi daging ayam karena mengandung lektin yang akan mengganggu system pencernaan golongan darah ini. Untuk makanan hasil laut banyak sekali jenis yang dapat dikonsumsi, dan sebaiknya itu menjadi menu utama pada pola makan mereka yang bergolongan darah AB, misalnya ikan tuna, bawal, salem, atau sarden.

Mereka yang bergolongan darah AB yang memiliki riwayat penyakit keluarga berupa kanker payudara, bias memasukkan menu keong helix pomatia. Keong ini mengandung suatu lektin kuat khusus yang berfungsi menggumpalkan sel-sel yang menyerupai sel gologan darah A yang mengalami mutasi, terutama pada bentuk paling umum, yaitu kanker payudara. Ini adalah bentuk penggumpalan yang positif yaitu lektin yang dihasilkan keong akan mematikan sel-sel yang sakit.

Sementara itu, kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan dilemma bagi mereka yang bergolongan darah AB. Kacang lentil terkenal mengandung antioksidan yang dapat melawan kanker. Dilain pihak, kacang lima dan kacang kidney menurunkan produk insulin pada mereka yang bergolongan darah ini. Makanlah kacang-kacangan dan biji-bijian dalam jumlah sedikit saja dan dengan hati-hati. Meskipun dapat menjadi sumber protein penunjang yang baik, semua biji-bijian mengandung lektin yang dapat menghambat insulin, sehingga dapat menjadi masalah bagi mereka yang bergolongan darah ini. Agar aman, konsumsilah kacang tanah.

Sayuran segar merupakn sumber penting fitokimia, yakni suatu zat alami dalam makanan yang dapat memecah penyakit jantung dan kanker. Dua penyakit ini sering menyerang mereka yang bergolongan darah AB sebagai akibat lemahnya sistiem kekebalan tubuh. Oleh karena itu mereka yang bergolongan darah AB harus banyak mengonsumsi sayuran segar dalam pola makannya.

Buah-buahan yang dikonsumsi mereka yang bergolongan darah AB harus lebih diarahkan pada buah-buahan yang bersifat basa, seperti anggur, plum, dan beri. Jeruk lemon sangat bagus untuk golongan darah ini karena membantu membersihkan lender dari saluran cerna. Karena vitamin C adalah antioksidan penting, khususnya untuk mencegah kanker lambung, makanlah buah-buahan kaya vitamin C seperti jeruk keprok atau kiwi. Anggur merah juga bagus untuk mereka yang bergolongan darah AB karena memberikan efek yang positif terhadap jantung dan pembuluh darah.

sumber : Ir. Lukas Tersono Adi.2007.Terapi Herbal Berdasarkan Golongan Darah.Jakarta:Argomedia.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: